Penyebab, Gejala dan Pengobatan Penyakit Hepatitis (A, B, C, D dan E)

January 2nd, 2014 by Wayan Tulus Leave a reply »
penyakit hepatitis

penyakit hepatitis

Penyakit Hepatitis sendiri artinya adalah penyakit peradangan yang terjadi di hati. Karena hati adalah salah satu organ terpenting tubuh dan “pabrik” terbesar dalam tubuh manusia, maka gangguan pada hati ini tentu tidak dapat kita sepelekan. Ada berbagai penyebab munculnya keradangan di hati, antara lain karena infeksi, obat-obatan dan alkohol. Dari berbagai penyebab tersebut, infeksi masih menjadi rangking pertama penyebab penyakit hepatitis, terutama infeksi virus.

Ada beberapa jenis virus hepatitis, yang dikelompokkan menjadi virus hepatitis A, virus hepatitis B, virus hepatitis C, virus hepatitis D, dan virus hepatitis E. Ada yang infeksinya ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya, ada pula yang akhirnya berlanjut menjadi infeksi jangka panjang dan bisa berakhir dengan sirosis atau pengerasan hati dan kanker hati.

Hepatitis A adalah infeksi hati oleh virus hepatitis A. Infeksi ini adalah yang paling banyak menyerang masyarakat, dan yang paling mudah ditularkan, tapi sekaligus infeksi yang paling ringan, dapat sembuh dengan sendirinya dan jarang memberikan efek jangka panjang pada hati. Penularan dari virus hepatitis A adalah terutama dari makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh tinja penderita yang mengandung virus. Hal ini dapat terjadi apabila kita mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak higienis. Waktu yang dibutuhkan dari tertularnya seseorang hingga muncul gejala adalah 15-50 hari. Gejalanya antara lain demam, mual, muntah, flu, sakit kepala dan nyeri sendi. Setelah 5-10 hari, mulai timbul warna kuning pada mata dan kulit, air kemih yang berwarna seperti teh, yang disebabkan karena penumpukan bilirubin atau zat pewarna empedu di dalam tubuh. Gejala-gejala ini akan membaik dalam 2-3 minggu kemudian.

Apabila kita terserang hepatitis A, yang terpenting adalah makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, hindari aktivitas fisik yang berlebihan, hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan yang dapat mengganggu fungsi hati, dan jangan lupa untuk konsultasi ke dokter karena harus dilakukan pengawasan yang cukup selama terserang penyakit, karena walaupun infeksi hepatitis A biasanya cukup ringan, tetapi dapat juga timbul komplikasi yang membahayakan, yaitu apabila keradangan hati yang timbul cukup hebat, maka dapat terjadi gagal hati akut, yaitu kegagalan hati dalam melakukan fungsinya dengan baik sehingga timbul kesadaran menurun, gangguan pembekuan darah, dan dapat berakibat kematian.

Bagaimana cara mencegah agar jangan sampai terjangkit hepatitis A? Hal yang paling mudah adalah dengan mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan dan menyiapkan makanan/minuman, juga dengan mengkonsumsi makanan yang dimasak dengan benar dan higienis. Selain itu, sudah tersedia vaksin untuk mencegah terjangkitnya virus hepatitis A, hanya dengan pemberian dua kali suntikan dengan selang waktu 6-12 bulan, kita akan mendapatkan perlindungan selama 20-50 tahun.

Infeksi hepatitis B dan hepatitis C lebih sulit untuk dikenali, karena tidak selalu memberikan gejala yang jelas. Waktu yang dibutuhkan dari tertularnya seseorang sampai timbul gejala pada infeksi hepatitis B adalah 15-180 hari, sedangkan hepatitis C 15-160 hari. Rentang gejalanya mulai tidak adanya gejala, hingga dapat juga timbul demam, mual, muntah, nyeri sendi, dan juga timbul kuning pada mata, kulit, dan warna air kemih yang seperti teh. Penularan infeksi hepatitis B terutama melalui darah, yaitu transfusi darah, cuci darah, pekerja kesehatan, pengguna narkoba suntik, penggunaan bersama pisau cukur, tato, tindik yang tidak steril, selain itu juga melalui hubungan seksual dan penularan dari ibu ke janin. Sedangkan hepatitis C terutama lewat darah, walaupun dapat juga lewat hubungan seksual dan dari ibu ke janin meskipun jarang.

Infeksi dari kedua virus ini dapat sembuh sempurna, tetapi banyak juga yang menetap di dalam tubuh, menyebabkan infeksi yang berkepanjangan, sirosis atau pengerasan hati, dan kanker hati. Infeksi kedua virus ini tidak dapat dianggap remeh, karena walaupun tidak ada keluhan, tetapi proses kerusakan hati dapat terus berlanjut, dan bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, bila terserang hepatitis B atau C, segeralah konsultasi ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang optimal agar jangan sampai terjadi kerusakan yang permanen pada hati kita.

Untuk mencegah tertularnya virus hepatitis B dan hepatitis C, tentu dengan cara menghindari penggunaan pisau cukur, jarum suntik, tato, tindik yang tidak steril dan bergantian, tidak berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual, memakai kondom, dan ibu hamil yang terkena hepatitis B atau C harus mendapatkan penanganan khusus, juga untuk bayi pada saat lahir. Apabila diperlukan, dilakukan operasi caesar saat melahirkan dan tidak memberikan ASI kepada bayi. Yang tidak kalah pentingnya adalah vaksinasi. Sampai sekarang belum ada vaksinasi untuk virus hepatitis C, tetapi vaksinasi untuk virus hepatitis B telah tersedia luas di masyarakat dan telah menjadi vaksinasi wajib untuk bayi baru lahir. Vaksinasi hepatitis B diberikan tiga kali, diulang 1 dan 6 bulan kemudian. Dengan pemberian vaksinasi hepatitis B yang lengkap maka kita melindungi diri kita dan keluarga dari kemungkinan tertular hepatitis B dan kerusakan jangka panjang pada hati yang mungkin terjadi.

Hepatitis D dan E relatif jarang ditemukan. Hepatitis D biasanya timbul pada seseorang yang sebelumnya sudah tertular hepatitis B. Sedang hepatitis E penularannya melalui air, dari ibu kepada janinnya, dan dapat ditularkan lewat babi dan binatang lain.

Hepatitis adalah gangguan kesehatan yang dapat memberikan dampak yang ringan hingga berat dan berkepanjangan apabila tidak dicegah dan ditangani dengan baik. Oleh karena itu, sayangilah hati anda, dengan gaya hidup sehat, dan lakukan pencegahan-pencegahan yang dperlukan sehingga anda dapat terhindar dari hepatitis dan efek jangka panjangnya.

* dr. Venny Singgih (balipost.com)

Pengobatan Penyakit Hepatitis

XAMthone Plus Jus Kulit Manggis

XAMthone Plus Jus Kulit Manggis

Seperti dijelaskan diatas bahwa penyebab penyakit hepatitis adalah VIRUS HEPATITIS. Maka disini kami memberi informasi pengobatan alternatif dengan mengkonsumsi jus kulit manggis XAMthone Plus. Dari berbagai penelitian menyimpulkan bahwa didalam kulit manggis terdapat zat yang bernama Xanthones yang mengandung ANTI VIRUS yang nantinya bisa untuk membasi virus penyebab penyakit hepatitis tersebut. Sebagai buktinya bahwa tidak ada kulit manggis yang busuk walaupun diletakkan disembarang tempat karena kulit manggis menggandung antivirus dan antibakteri yang sangat tinggi.

Testimoni

  • Nama : Maswadi
  • Asal : Depok, Jabar
  • Umur : 45 tahun
  • Profesi : Pegawai Swasta
  • Penyakit : Hepatitis

Saya minum XAMthone Plus 6 botol selama 1 bulan hasilnya gangguan hati yang saya derita mulai sembuh. Saya minum 30 ml setiap pagi dan malam setelah makan. Saat ini saya minum 30 ml setiap pagi atau malam sebelum tidur sesudah makan untuk menjaga kesehatan saya.

  • Nama : Sukina
  • Asal : Jakarta, DKI Jakarta
  • Umur : 45 tahun
  • Profesi : Guru
  • Penyakit : Hepatitis

Saya menderita pembengkakan hati yang menyebabkan kaki dan badan bengkak-bengkak, pegal-pegal seluruh tubuh, mata sayup serta mematikan semua aktivitas saya sebagai guru. Saya minum XAMthone Plus 3 botol selama 2 minggu dan terbukti manjur. Bengkaknya hilang, pegal-pegalnya lenyap serta saya kembali menemui murid-murid yang sudah menanti pelajaran. Selama masa penyembuhan saya minum 30 ml setiap pagi, siang dan malam.

Untuk konsultasi dan pemesanan produk silahkan hubungi:

WAYAN TULUS
HP: 087861575969 (XL)
HP: 082146353335 (SIMPATI)
PIN BB: 27F3E7C6




Advertisement

Obat Penyakit Jantung Koroner
Divonis pasang ring di jantung??
Inilah cara mengobati penyakit jantung koroner.

Cara Mengobati Penyakit Diabetes
Ternyata diabetes bisa diobati!!!
Baca kesaksian penderita diabetes yang sudah sembuh.

Pengobatan Herbal Kanker Payudara
Kanker payudara sembuh secara herbal.
Produk herbal untuk pengobatan kanker payudara.

Cara Menurunkan Berat Badan
Badan gemuk dan perut buncit??
XAM SLIM Program turun berat badan alami tanpa efek samping.

Leave a Reply

 

Posts Protect Plugin by http://blog.muffs.ru