Penyakit Bronchiolitis – Infeksi Saluran Udara Paru-Paru

July 22nd, 2013 by Wayan Tulus Leave a reply »
Penyakit Bronchiolitis

Penyakit Bronchiolitis

Penyakit Bronchiolitis, biasanya disebabkan oleh virus. Bronchiolitis adalah infeksi saluran udara paru-paru. Kondisi tersebut biasanya terjadi selama musim gugur dan musim dingin, dan paling sering terjadi pada bayi antara usia 3-6 bulan. Meskipun kondisi ini dimulai dengan gejala yang mirip dengan flu biasa, kemudian berkembang menjadi mengi dan batuk. Gejala bronchiolitis biasanya berlangsung sekitar seminggu dan kemudian pergi. Kadang-kadang, bronchiolitis dapat menjadi parah dan memerlukan rawat inap dalam kasus anak dengan masalah kesehatan yang mendasarinya.

Penyebab Bronchiolitis

Saluran udara utama ke paru-paru adalah tenggorokan (trakea), yang bercabang dari ke dua tabung pernapasan utama yang disebut bronkus, satu ke paru-paru kanan, dan satu ke kiri. Bronki dalam setiap cabang dari paru-paru menjadi lebih kecil dan lebih kecil tabung udara lorong yang mendistribusikan udara di seluruh paru-paru. Bronchioles yang terkecil dari saluran udara.

Ketika virus memasuki sistem pernapasan dan membuat jalan ke bronkiolus dan menyebabkan saluran udara tersebut menjadi bengkak dan meradang, sehingga terjadi bronchiolitis. Hasilnya adalah kumpulan lendir di saluran napas tersebut, sehingga sulit bagi udara untuk mengalir bebas melalui paru-paru. Meskipun tanda dan gejala pada anak yang lebih tua dan orang dewasa umumnya ringan, namun dapat mengakibatkan kesulitan bernafas pada bayi. Karena bronkiolus bayi jauh lebih sempit dibandingkan orang dewasa dan lebih mudah diblokir.

Kebanyakan kasus bronchiolitis masa kanak-kanak disebabkan oleh respiratory syncytial virus (RSV). Selain itu, juga dapat disebabkan oleh agen infeksi lainnya, termasuk virus yang menyebabkan flu biasa. Beberapa infeksi, seperti kombinasi RSV dan metapneumovirus dapat menyebabkan kasus yang parah bronchiolitis. Tidak ada vaksin untuk bronchiolitis, yang merupakan kondisi yang menular. Virus ini menular dengan cara yang sama seperti tertular pilek atau flu. Yaitu dengan menyentuh benda yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh mata mereka atau bagian dalam hidung mereka atau mulut, atau menghirup udara tetesan lendir yang terinfeksi atau sekresi pernapasan lainnya.

Gejala Bronchiolitis

Biasanya tanda dan gejala bronchiolitis mirip dengan flu biasa, terutama dalam 2 tau 3 jam pertama. Tanda dan gejala tersebut mungkin termasuk:

  1. Hidung tersumbat
  2. Demam
  3. Pilek

Dalam 2 atau 3 hari kemudian anak dapat mengalami:

  1. Detak jantung cepat
  2. Lebih sulit bernapas
  3. Nafas cepat dan dangkal

Biasanya, infeksinya sembuh sendiri dalam 7-10 hari dalam kasus bayi sehat. Namun, infeksi dapat lebih parah dan anak mungkin perlu dirawat di rumah sakit jika:

  1. Anak itu lahir prematur
  2. Anak memiliki masalah kesehatan yang mendasari, seperti paru-paru atau kondisi jantung, atau sistem kekebalan yang lemah.

Bronchiolitis parah memerlukan perawatan darurat medis, karena dapat menyebabkan anak mengalami kesulitan bernapas, atau mengembangkan kebiruan yang tampak pada kulit (sianosis), yang merupakan tanda bahwa anak tidak mendapatkan cukup oksigen.

Pengobatan Bronchiolitis

Sebagian besar kasus bronchiolitis dapat diobati di rumah dengan langkah-langkah perawatan diri. Anak mungkin akan diresepkan antibiotika jika memiliki infeksi bakteri terkait, seperti pneumonia. Namun, antibiotik tidak efektif dalam mengobati bronchiolitis, jika kondisi tersebut disebabkan oleh virus. Sebuah bronkodilator dapat diresepkan dalam beberapa kasus yang parah. Bronkodilator merupakan obat yang membuka saluran udara di paru-paru, seperti albuterol atau inhaler albuterol. Meskipun tidak efektif seperti yang diinginkan, tetapi obat antivirus inhalasi juga dapat digunakan, seperti ribavirin.

Rawat inap di rumah sakit mungkin diperlukan dalam beberapa kasus, terutama jika anak mengalami komplikasi dari bronchiolitis. Sementara di rumah sakit, untuk mencegah dehidrasi, anak akan diberikan cairan intravena (melalui pembuluh darah) dan dalam rangka untuk mempertahankan oksigen yang cukup dalam darah, anak akan menerima oksigen.

Sumber: Epharmapedia

Obat Herbal Bronchiolitis

Selain secara medis dengan obat kimia, pengobatan penyakit Bronchiolitis bisa menggunakan obat herbal jus kulit manggis XAMthone Plus. Kulit manggis mengandung zat yang benama Xanthone yang mempunyai sifat antibakteri yang nantinya bisa membunuh bakteri penyebab infeksi saluran udara paru-paru. Selain itu XAMthone Plus mempunyai 75 khasiat dan salah satunya untuk membantu penyembuhan penyakit pada paru-paru.

Untuk pemesanan dan konsultasi produk silahkan hubungi agen XAMthone Plus:

I WAYAN TULUS ARSANA, ST
HP: 087861575969 (XL)
HP: 082146353335 (SIMPATI)
PIN BB: 27F3E7C6

Artikel Terkait




Advertisement

Obat Penyakit Jantung Koroner
Divonis pasang ring di jantung??
Inilah cara mengobati penyakit jantung koroner.

Cara Mengobati Penyakit Diabetes
Ternyata diabetes bisa diobati!!!
Baca kesaksian penderita diabetes yang sudah sembuh.

Pengobatan Herbal Kanker Payudara
Kanker payudara sembuh secara herbal.
Produk herbal untuk pengobatan kanker payudara.

Cara Menurunkan Berat Badan
Badan gemuk dan perut buncit??
XAM SLIM Program turun berat badan alami tanpa efek samping.

Leave a Reply

 

Posts Protect Plugin by http://blog.muffs.ru